Breaking News

Jepang yang Kian Friendly dengan Turis Muslim


JEPANG semakin ramah terhadap turis muslim. Sejumlah fasilitas penunjang disediakan bagi para turis. Yang paling terasa adalah disediakannya tempat ibadah di sejumlah ruang publik dan makanan halal.

KORAN SINDO membuktikan hal itu ketika berkunjung ke Negeri Sakura pada akhir September hingga awal Oktober 2018. Bersama beberapa rekan media, KORAN SINDO berkunjung ke Jepang atas undangan Japan National Tourism Organization (JNTO).

Pesawat JAL yang kami tumpangi landing dengan mulus di Bandara Narita. JAL menggunakan Boeing 787-9 (789) dan Boeing 787-8 (778) untuk rute Jakarta-Jepang. Pesawat ini merupakan yang terbaru dengan nama terkenalnya Dreamliner. Jenis pesawat lainnya rute Jakarta-Jepang yakni Boeing 777-300 (773) dan Boeing 777-200 (772) berjuluk “Triple Seven” yang hemat bahan bakar dengan tingkat kebisingan rendah.

Karena masih pagi, KORAN SINDO menuju musala yang disediakan di dekat pintu keluar bandara. Musala tersebut cukup luas layaknya musala di tempattempat keramaian di Indonesia. Di dalamnya disediakan tempat wudu dan sajadah. 

Jepang yang Kian Friendly dengan Turis Muslim

Kita juga bisa tidur-tiduran di sini. Karena cukup lapang, musala tersebut nyaman untuk rebahan, mencoba rileks setelah penat duduk di pesawat selama penerbangan dari Jakarta. Kebetulan sampai di Bandara Narita masih terlalu pagi, kami bisa istirahat sepuasnya di sini sambil menunggu waktu agak siang.

Fasilitas musala juga disediakan pengelola Bandara Internasional Naha, Okinawa. Meski lebih kecil dari Bandara Narita dan letaknya agak terpencil, musala tersebut sangat menarik. Di desain ala Jepang, musala mungil itu terlihat eksotis. 

Pintunya model geser dengan garis-garis kayu yang menonjol simetris, sangat berbeda dengan musala yang biasanya bergaya Timur Tengah. Makanannya pun sangat bersahabat dengan turis muslim. Misalnya, ramen di Honolu Ramen di Ebisu, Tokyo. 

Tempat makan ini adalah tempat yang kami kunjungi pertama kali saat mendarat di Tokyo. Terletak beberapa puluh meter dari jalan raya, tempat makan ini tidak besar, tetapi makanan yang disajikan halal dan tentu nikmat banget.

KORAN SINDO mencoba ramen spicy. Kuah dari kaldu ayamnya begitu kental dengan daging ayam cincang di atasnya. Di tengah udara panas Tokyo, menyeruput kuah ramen panas dan pedas terasa begitu segar di mulut. 

Sumber: https://lifestyle.sindonews.com/read/1348158/156/jepang-yang-kian-friendly-dengan-turis-muslim-1540187542
© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman