
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Suhud Aliyudin mengatakan yang mampu melakukan politik kebohongan secara sistematis adalah penguasa. Tujuannya, kata dia, untuk menutupi kegagalan janji-janji kampanye Pemerintahan Jokowi. (Baca juga: Jokowi: Akhiri Politik Kebohongan dan Merasa Benar Sendiri)
"Saya kira pidato Pak Jokowi merupakan otokritik dan sindiran dia kepada pemerintahannya sendiri, karena banyak janji-janji kampanyenya yang belum mampu ia tepati," ujar Suhud Aliyudin dihubungi wartawan, Senin (22/10/2018).
Beberapa janji kampanye yang belum ditepati maksudnya, adalah janji pertumbuhan ekonomi meroket, janji tidak menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kemudian, janji pembukaan lapangan kerja, janji mobil nasional, janji membangun kemandirian.
"Dan tidak impor, dan puluhan janji lainnya," pungkasnya.
Sumber: https://nasional.sindonews.com/read/1348195/12/pks-nilai-pernyataan-jokowi-soal-politik-kebohongan-otokritik-1540192954
Social Header