Breaking News

Takmir Masjid Al-Huda Kerten Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19


Minggu, 3 Mei 2020 | 08:00
"Pada sesi ke-5 ini, jumlah yang kami serahkan sebanyak 35 bungkus sembako," kata Su'ud Purnawan.
Image documentation by Muhamad Su’ud Purnawan.

 
Perantara-Nasional.Com, Kota Surakarta — Takmir Masjid Al-Huda Kerten, Kota Surakarta menggelar aksi sosial dengan mengalokasikan ratusan sembako untuk warga dan jemaah yang terdampak virus corona alias covid-19, serta masyarakat duafa.

Diketahui pembagian sembako sesi ke-5, Takmir Masjid Al-Huda membagikan 35 bungkus sembako. Hal tersebut diungkapkan oleh Muhamad Su’ud Purnawan, Biro Sarana dan Prasarana (Sarpras) Masjid Al-Huda Kerten, kepada media Perantara Nasional melalui pesan whatsapp.

"Pada sesi ke-5 ini, jumlah yang kami serahkan sebanyak 35 bungkus sembako," kata Su'ud Purnawan.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur Takmir Masjid Al-Huda dan semua pihak atas terselenggaranya program berbagi sembako di musim covid-19.

"Atas nama Takmir Masjid Al-Huda kami mengucapkan terima kasih kepada semua para donatur," ucapnya.

Kegiatan pembagian sembako ini, kata Aipda Galuh yang juga merupakan salah satu pengurus Takmir Masjid Al-Huda kerten, merupakan bentuk kepedulian Takmir Masjid Al-Huda terhadap masyarakat terdampak Covid-19. Diharapkan bisa meringankan beban dan membantu mereka di saat kondisi yang cukup memprihatinkan seperti sekarang ini.

"Semoga bantuan sembako tersebut bisa membatu para warga,” ujar Galuh.

Baca juga : Wabah Corona Merata di Mana-mana: Pahala Syahid, bagi yang Berdiam Diri di Rumah

Selain bantuan sembako yang diperuntukkan kepada warga dan jemaah yang terdampak virus corona alias covid-19, serta masyarakat duafa, Takmir Masjid Al-Huda juga mengakomodasikan bantuan dan dukungan kepada para dai dan ustaz-ustaz yang rutin memberikan penyuluhan kajian keagamaan di Masjid Al-Huda Kerten.

Amalan terbaik saat ini adalah sedekah. Sedekah memiliki efek yang menakjubkan di dalam menolak segala macam kemalangan, musibah dan pagebluk.

Sebagaimana wasiat Nabi Yahya, As., untuk Bani Israel,

وآمركم بالصدقة، فإن مثل ذلك رجل أسره العدو فأوثقوا يده إلى عنقه، وقدموه ليضربوا عنقه فقال: أنا أفتدي منكم بالقليل والكثير، ففدى نفسه منهم

“Dan Aku memerintah kalian untuk bersedekah, seperti perumpamaan seorang yang ditawan musuhnya, lalu tangannya di ikat di lehernya, kemudian ia dibawa untuk dipenggal lehernya, lalu ia berkata : saya mau menebus diriku dengan tebusan yang berjumlah sedikit dan banyak. Akhirnya ia berhasil menebus dirinya dari mereka” (Shahīh Al-Jāmi’).

Sejatinya seorang hamba tidak akan sampai kepada hakikat kebajikan melainkan dengan jalan sedekah.

Firman Allah, Swt., dalam QS. Ali 'Imran 3: Ayat 92 :

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتّٰى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ ۗ وَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

"Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu, sungguh Allah Maha mengetahui."


© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman