Senin, 20 Juli 2020
Tandatangan MoU ini dilakukan oleh Direktur Pelaksana NPC Ihsan Zainuddin dengan Direktur CDC El-Sharq Muhammad Anas bertempat di Kantor Pusat NPC di Jalan H. M. Ali, Kramat Jati Jakarta, Senin (20/07/2020).
Perantara
Nasional, Jakarta – Nusantara Palestina
Center (NPC) melakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau MoU dengan Center
for Dialogue and Civilization (CDC) EL-SHARQ di bidang riset dan pengkajian
soal Pelestina.
Tandatangan MoU ini dilakukan oleh
Direktur Pelaksana NPC Ihsan Zainuddin dengan Direktur CDC El-Sharq Muhammad
Anas bertempat di Kantor Pusat NPC di Jalan H. M. Ali, Kramat Jati Jakarta,
Senin (20/07/2020).
Menurut Ihsan Zainuddin,
penandatanganan MoU ini merupakan usaha NPC untuk menjadi lembaga filantropis
berbasis riset dan pengkajian. Selain itu, Ihsan juga mengekspresikan
kegembiraannya atas kerjasama riset dan pengajian dengan CDC El-Sharq.
“Semoga kerjasama ini dapat
menjadikan NPC sebagai referensi untuk data-data ke-Palestina-an, di samping
NPC sebagai lembaga charity yang konsen memberikan bantuan dan advokasi kepada
masyarakat dan bangsa Palestina. Saya mewakili NPC sangat senang dapat bekerja
sama dengan sebuah lembaga riset yang merupakan sebuah keinginan NPC sejak
awal,” terang Ihsan dalam mukadimahnya.
Sementara Direktur CDC El-Sharq
Muhammad Anas mengungkapkan tiga faktor yang membuat isu Palestina
terus-menerus menjadi perhatian dunia Islam dan Internasional. Tiga faktor itu
diantaranya adalah soal faktor tabiat kesucian dan keberkahan bumi Palestina
dalam Islam (the Sanctity of Palestine in early Islam), tabiat permusuhan
idelologis dan histroris antara Palestina dan Israel, serta tabiat sekutu
Barat-Zionisme untuk melemahkan umat Islam langung melalui jantung dunia Islam
yakni Palestina.
“Ada tiga faktor yang membuat
permasalahan Palestina menjadi permasalahan yang terus menyibukkan dunia yaitu
faktor tabiat kesucian dan keberkahan bumi Palestina, tabiat permusuhan
idelologis dan histroris, dan tabiat sekutu Barat-Zionisme untuk melemahkan
umat Islam langung dari jantung dunia Islam yaitu Palestina,” ungkapnya.
Belum lama ini NPC menerbitkan
sebuah buku dengan judul "Peran Ulama dan Lembaga Keagamaan Dalam Pandemi
Covid-19." Buku dengan jumlah halaman 130 halaman itu mendapat respon luar
biasa dari masyarakat ditandai dengan banyaknya request atau permintaan publik
akan buku ini.
Buku ini berisi 20 karya terbaik
anak-anak bangsa Indonesia yang belajar di negara-negara kawasan Timur Tengah
dan semoga buku ini menjadi pustaka acuan bagi bangsa Indonesia menuju
Indonesia yang adil, makmur dan berperadaban.
Terbitnya buku ini di
tengah-tengah publik masyarakat Indonesia menjadi fakta kuat bahwa NPC
mendukung keberkemajuan dunia pendidikan. Mengingat selain aksi sosial, tagline
atau slogan NPC adalah education atau berkiprah di dunia pendidikan.
Diketahui, hadirnya Nusantara
Palestina Center (NPC) di Palestina mengambil peran penting dalam mengadvokasi
masalah-masalah kemanusiaan di Palestina. Hingga saat ini NPC telah banyak
mengatasi berbagai variabel masalah-masalah humanity dan sebagai mediator dan
fasilitator NGO Indonesia dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza,
Palestina.

Social Header