![]() |
| Pemimpin Redaksi (Pemred, Editor in Chief) Media Perantara-Nasional.Com, Thoriq Aziz, mengucapkan selamat Idul Adha 1441 H/ 2020 M pada Umat Muslim, Jumat (31/7/2020) pagi. |
Perantara Nasional, Kabupaten Boyolali – Pemimpin Redaksi (Pemred, Editor in Chief) Media Perantara-Nasional.Com mengucapkan selamat Idul Adha 1441 H/ 2020 M pada Umat Muslim, Jumat (31/7/2020). Tak hanya melalui status di media sosial (medsos), Thoriq juga memberikan ucapan tersebut melalui podium mimbar khutbah saat ia menyampaikan khutbah Idul Adha dengan tema "Mengadopsi Pelajaran Moral dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim, As., dan anaknya, Ismail, As."
"Kami selaku Pemimpin Redaksi
Media Perantara-Nasional.Com mengucapkan selamat berhari Raya Idul Adha 1441 H/
2020 M, semoga ampunan dan berkah Allah, Swt., senantiasa membersamai kita
semua. Amin," ucap Thoriq melalui medsosnya.
Thoriq yang juga merupakan dai
jebolan universitas ternama dunia itu menegaskan perihal pentingnya umat dewasa
ini mampu menemukan cara untuk menginternalisasi filosofi di balik kisah Nabi
Ibrahim, As., semangat Haji dan ibadah kurban atau Idul Adha, serta bagaimana
menjadi Muslim yang sadar akan Allah, Swt., mematuhi hukum-hukumNya dan
mengadopsi kebenaran dan hikmah dari setiap peristiwa dalam kehidupan ini.
"Tantangannya bagi umat Islam
saat ini adalah menemukan cara untuk menginternalisasi filosofi di balik kisah
Nabi Ibrahim, As., semangat Haji dan Idul Adha, serta menjadi Muslim yang sadar
akan Allah, Swt., mematuhi hukum-hukumNya dan mengadopsi kebenaran dan hikmah
di setiap peristiwa dalam kehidupan ini," kata dai lulusan Studi Islam dan
Bahasa Arab, Universitas Al-Azhar Kairo itu dalam khutbahnya.
Sejatinya ibadah kurban sangat
menekankan pada aspek sosial. Bagaimana seseorang yang berkurban sesungguhnya
telah mempresentasikan jiwa sosial yang tinggi, empati dan simpati yang besar
kepada sesama, lebih-lebih kepada duafa dan kalangan miskin.
Ajaran kurban dalam sudut pandang
Islam mendidik seseorang untuk belajar berbagi kepada sesama.
Kurban merupakan ibadah yang
agung. Ibadah yang memiliki dimensi ketuhanan dan kemanusiaan. Seorang hamba
yang berkurban berarti ia telah menjaga hubungan baiknya kepada Tuhannya dan
kepada manusia. Selain itu, spirit kurban menekankan manusia untuk selalu
menjaga kesalehan sosial di antara manusia.
Amalan berkurban merupakan atribut
kebesaran Islam, merupakan tanda kedekatan dan ketaatan yang teragung, dan
merupakan tanda keikhlasan dalam beribadah kepada Allah, Swt.
Ibadah kurban merupakan pendidikan Illahiyah, yang
mengalamatkan keluasan cinta yang merata kepada manusia. Dengan berkurban pula,
menunjukkan bentuk syukur yang mendalam atas nimat Allah, Swt., sebagaimana
berkurban berarti juga sebuah pengakuan hamba terhadap nikmat dan kebijaksanaanNya.

Social Header