Rabu, 26 Agustus 2020 | 21:13
Perantara
Nasional, Pangkalpinang – Terkait
pemberitaan yang dimuat oleh salah satu media lokal, yang menyebutkan kurangnya
profesional pekerjaan yang dilakukan Bakamla Provinsi Babel oleh Kepala KSOP
Pangkalbalam, menuai sedikit permasalahan menyangkut kesalahpahaman antar KSOP
Pangkalbalam dengan Bakamla Provinsi Babel.
Hal ini diungkapkan Kepala KSOP
Pangkalbalam, Izuar kepada puluhan awak media saat mendatangi kantornya,
Jl.Belinyu No.1 Pangkalbalam,Kota Pangkalpiinang, Rabu, 26 Agustus 2020.
Kepala Kantor Sahbandar dan
Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam, Izuar menegaskan jika dirinya
sama sekali tidak bermaksud menyudutkan kinerja Institusi tertentu khususnya
Badan Keamanan Laut/Indonesia Coast Guard (Bakamla) terkait kasus dua unit
Kapal Isap Produksi (KIP) yang ditangkap Tim Satgas Gakkum Bakamla di
perairan Air Kantung, Sungailiat Kabupaten Bangka.
"Jadi saya sama sekali tidak
bermaksud menyudutkan Institusi itu (Bakamla -- red) namun maksud saya pihak
KSOP Pangkalbalam yang harus lebih profesional lagi," ungkap Izuar.
Ia pun menyatakan bahwa
dalam pemeriksaan KSOP harus profisional dan transparan bukan mengatakan
Instansi BAKAMLA yang tidak profisional sebagaimana yang sempat dimuat dalam
pemberitaan di media online dan saya selaku Kepala KSOP Pangkalbalam meminta
maaf atas berita tersebut, tegas Izuar.
Sebaliknya Izuar kembali
mengungkapkan babwa dirinya selaku Kepala KSOP Pangkalbalam tetap senantiasa
terus berupaya menjaga keharmonisan antar lembaga atau Institusi lainnya
termasuk dengan pihak Bakamla.
"Saya senantiasa menjalin
sinergisitas yang lebih baik lagi dengan Institusi lainnya termasuk dengan
pihak Bakamla," tandasnya.(Tim FPII)

Social Header