Perantara
Nasional, Kabupaten Boyolali – Hubungan
sosial antar anggota masyarakat sangat diperlukan. Hal ini adalah
bagian dari naluri atau fitrah manusia yang normal. Manusia pada dasarnya
adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa keluarga, kolega,
dan teman.
Persahabatan merupakan sepertiga
dari hubungan sosial dalam kehidupan seseorang. Sepertiga untuk bekerja dan
rekan kerja, sepertiga untuk rumah dan keluarga, dan sepertiga untuk
sahabat dan teman-teman.
Persahabatan adalah bagian penting
dan opsional dari kehidupan setiap orang. Tidak ada paksaan untuk memilih teman
tertentu, memilih sahabat dan teman itu opsional-selektif.
Persahabatan memiliki makna dan
manfaat yang besar. Seseorang tidak bisa hidup sendiri tanpa sahabat, dan
memiliki sahabat sejati adalah harta dunia-akherat yang harus dijaga. Persahabatan
sangat penting dalam kehidupan seseorang, karena setiap orang membutuhkan
sahabat yang berdiri di sampingnya dan mendukungnya dalam segala bidang
kehidupannya.
Dengan adanya persahabatan yang
terjalin sejatinya mengurangi rasa kesepian seseorang, saat sahabat berbagi
pengalaman bersama, sharing beberapa situasi dan kondisi yang spesifik untuk
kehidupan masing-masing, dan seringkali memiliki kesamaan pandangan, prinsip,
kepercayaan dan tradisi, serta bersama-sama mereka menyaksikan berbagai perubahan
yang terjadi dalam hidup, baik perubahan positif maupun negatif, dua arah
yang berpartisipasi dalam saat-saat
sedih dan bahagia.
Dalam sebuah video singkat
Praktisi Studi Islam dan Arab, Thoriq Aziz, menyebutkan bahwa nikmat
persahabatan adalah nikmat yang agung, manakala sahabat atau teman tersebut
adalah orang yang baik.
"Nikmat persahabatan adalah
nikmat yang agung, manakala sabahat atau temanmu adalah orang yang baik,"
kata Thoriq dalam bahasa Arab.
Dai jebolan Universitas Al-Azhar
Kairo itu menambahkan, persahabatan yang menjadi nikmat yang agung itu haruslah
berdasarkan atas kecintaan dan rasa takut kepada Allah, Swt. Sahabat yang takut
kepada Allah, Swt., akan selalu menjaga sahabatnya saat di depan maupun di
belakangnya.
Sahabat semacam itu, lanjut
Thoriq, harus dijaga betul-betul.
"Ia takut kepada Allah, Swt.,
ia menjagamu di depanmu dan di belakangmu. Maka peliharalah sahabat seperti
itu," tandasnya.
Ia menutup videonya dengan sabda
Nabi, Saw., riwayat Imam Ahmad, “Seseorang itu atas agama teman dekatnya. Maka,
perhatikan olehmu siapa yang menjadi teman dekat(nya)."
Berikut ini nasihat Ustaz Thoriq
Aziz soal nikmat persahabatan:
Nikmat
Persahabatan
Nikmat
persahabatan adalah nikmat yang agung, manakala sahabat atau temanmu adalah
orang yang baik. Ia takut kepada Allah, Swt., ia menjagamu di depanmu dan
di belakangmu. Maka peliharalah sahabat yang seperti itu. “Seseorang itu atas agama
teman dekatnya. Maka, perhatikan olehmu siapa yang menjadi teman
dekat(nya)." (HR. Ahmad)

Social Header