Jumat, 11 September 2020 | 13:50
Perantara Nasional, Langsa – Dalam rangka membangun sinergitas dan silaturahmi antar
organisasi pers di wilayah Kota Langsa, Provinsi Aceh, Persatuan Pewarta Warga
Indonesia (PPWI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis
Indepanden (AJI) menggelar acara coffee morning di PASS Kopi, Kota Langsa,
Jum'at (11/09/2020) pagi. Memulai perbincangan ringan, Ketua PPWI Langsa, Sayed
Zahirsyah mengatakan pihaknya saat ini sudah mengantongi SK kepengurusan DPC
PPWI Langsa, untuk kemudian bersama teman-teman di masing-masing organisasi
pers lainnya dapat mewarnai pemberitaan di Kota Langsa.
Selanjutnya, Waled sapaan akrab
Sayed, dirinya memperkenalkan bahwa kepengurusan PPWI Langsa yang baru sudah
terbentuk dan akan mulai membangun eksistensi bersama wartawan di Kota Langsa.
"Meski pada prinsipnya, kami PPWI merupakan pewarta warga; artinya kami
memperjuangkan bahwa setiap warga negara berhak berbicara, tapi tetap dengan
etika. Pewarta warga melakukan pemberitaan dengan tetap menjunjung tinggi UU
Pers nomor 40 Tahun 1999," terang Waled.
Selain itu, lanjut Ketua PPWI
Langsa yang baru ini, pihaknya ingin bersama-sama membangun soliditas bersama
organisasi pers lainnya untuk membantu profesi wartawan. "Kami berharap
dapat diterima dengan kawan-kawan lain untuk bersama-sama membangun organisasi
pers di Langsa. Jadi, dengan hadirnya PPWI, kami dapat mewadahi dan jangan
sampai ada wartawan yang tidak tergabung ke organisasi pers, kemanapun wartawan
itu mau bergabung," imbuh Sayed Zahirsyah.
Sementara itu, di tempat dan waktu
yang sama, Sekretaris PWI Langsa, Munawar, ST menyambut baik hadirnya PPWI di
Kota Langsa. Dengan adanya wadah ini, kita dapat bersama-sama membantu
mengadvokasi wartawan di Kota Langsa yang apabila tersandung masalah pemberitaan
dan berhadapan dengan proses hukum.
Menurut Munawar banyaknya
organisasi semakin baik untuk mewarnai pers di Langsa. “Walaupun background
berbeda, tapi kita bisa bersama-sama membantu wartawan yang nantinya tersandung
dengan proses hukum," tambah Munawar.
Di kesempatan itu, Munawar juga
mengajak kepada semua wartawan agar mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW)
agar terdaftar di Dewan Pers. "Meski kita punya acuan masing-masing, tapi
tujuan kita harus bersama-sama mewadahi wartawan di Kota Langsa. Tinggal lagi
kepada wartawannya mereka mau berbabung kemana. Karena seyogyanya wartawan
penting untuk bergabung dengan organisasi pers," pungkasnya.
Senada dengan Waled dan Munawar,
Ketua AJI Langsa, Mustafa Rani menyambut baik silaturahmi di pagi ini. Pada
dasarnya semua jurnalis baru bisa dikatakan wartawan apabila memenuhi tulisan
yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Artinya, memenuhi syarat dan etika
jurnalistik, secara simpel harus sesuai dengan 5W1H. Barulah tulisan itu
disebut karya jurnalistik. Disamping mentaati kode etik jurnalistik, wartawan
juga harus menerapkan kode perilaku dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pemberitaan harus berimbang,
apabila ada tudingan wajib dikonfirmasi (hak jawab), menghargai hak narasumber
dan jangan pernah menggiring pemberitaan apalagi menyelipkan opini penulis di
dalam pemberitaan atau tidak tendensius," papar Mustafa.
Mustafa juga menyarankan agar
semua wartawan harus berhimpun di wadah pers. Dimanapun mereka harus bergabung
pada organisasi pers. (WSZ/Red)

Social Header