Rabu, 7 Oktober 2020 | 14:51
Perantara-Nasional.Com, Kabupaten Boyolali – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten
Boyolali menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan
Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten
Boyolali, Rabu (7/10/2020)siang.
Kegiatan sosialisasi ini
diperuntukkan bagi alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP)
Kabupaten Boyolali Angkatan Tahun 2020.
Menurut Komisioner Bawaslu
Boyolali, Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal, Rubiyanto menjelaskan, kegiatan
yang digelar bersama Alumni SKPP itu untuk meningkatkan kesadaran dan
partisipasi warga dalam pengawasan partisipatif terhadap tahapan Pilkada atau
Pemilukada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak yang akan digelar Desember
mendatang.
"Dalam upaya melibatkan peran
dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu, Balawaslu Boyolali
mengadakan sosialisasi pengawasan partisipatif dimana pesertanya adalah alumni
SKPP di Kabupaten Boyolali," kata Rubi.
Ia mengakui tujuan awal kegiatan
tersebut sebenarnya untuk bertatap muka dengan peserta SKPP Kabupaten Boyolali
Angkatan 2020. Hal itu, lanjut Rubi, sebab selama ini peserta SKPP belum pernah
melakukan tatap muka dalam proses belajar, mengingat proses belajar dilakukan
secara daring.
"Tujuan utama kegiatan hari
ini adalah sebenarnya karena selama ini peserta itu mengikuti SKPP secara
daring dan belum pernah melakukan secara tatap muka, maka hari ini kami
mengumpulkan peserta SKPP dengan tatap muka tapi tetap dengan mengacu pada
protokoler kesehatan," ungkapnya.
Bawaslu dalam melakukan pengawasan
sangat terbatas. Oleh karena itu, Bawaslu Boyolali perlu mengajak alumni SKPP
terlibat melakukan sosialisasi dalam rangka mensukseskan agenda pemilihan
bupati dan wakil bupati mendatang. Hal ini merupakan tanggungjawab bersama
selaku warga negara.
Selain itu, Rubi juga menambahkan
kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya menyiapkan kader-ader pengawasan
partisipatif dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam
melakukan pengawasan pemilu kada di kabupaten boyolali.
"Dalam rangka penguatan dan
meningkatkan kemampuan mereka terhadap materi-materi kemarin yang sudah didapat
pada waktu mengikuti SKPP, harapannya adalah mereka lebih mengetahui terkait
dengan tugas pokok dan fungsi pengawasan pemilu atau pilkada, sehingga nanti
masyarakat diharapkan terlibat dalam proses pelaksaaan pengawasan. Dan yang
kedua ini di dalam sarana menyambung uapaya menyiapkan kader-ader pengawasan
partisipatif dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam
melakukan pengawasan pemilu kada di kabupaten boyolali," pungkasnya.
Sosialisasi semacam ini akan terus
dilakukan dalam rangka memperkuat peran pengawasan partisipatif warga dalam
Pilkada serentak nanti.
Diketahui Pilkada serentak yang
akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. (*)

Social Header