Breaking News

Pemuda Adalah Kekuatan Umat

 


Khutbah Idul Fitri 1442 H/ 2021 M

Pemuda Adalah Kekuatan Umat[1]

Oleh Thoriq Aziz, S. Pd., Lc.[2]

 

الحمد لله, الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره, ونعوذ بالله تعالى من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا, من يهده الله فلا مضل له, ومن يضلل فلا هادي له. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له, وأشهد أن محمدا عبده ورسوله, صلوات الله وسلامه عليه, ورضي الله عن آله وأصحابه, الذين آمنوا به وعزروه ونصروه, واتبعوا النور الذي أنزل معه, أولئك هم المفلحون.

أما بعد

 فيا أيها المسلمون !  اتقوا الله حق تقاته ولاتموتن الا وانتم مسلمون وافعلوا الخير لعلكم تفلحون, واعلموا أن يومكم هذا يوم عظيم وعيد كريم, قال تبارك وتعالي : ولتكملوا العدة ولتكبروا الله على ما هداكم ولعلكم تشكرون.

هذا يوم العيد, هذا يوم التكبير. زينة أعيادنا نحن المسلمين التكبير, فالله أكبر الله أكبر الله أكبر, الله أكبر الله أكبر الله أكبر,

لاإله الله والله أكبر, الله أكبر ولله الحمد.

 

Hadirin sidang jamaah Idul Fitri yang dimuliakan oleh Allah SWT.

 

Hari ini adalah hari raya umat Muslim, hari pengagunggan, perhiasan hari raya umat Islam adalah takbir, sebuah pengagungan kepada Zat yang Maha Agung, yaitu Allah SWT.

 

Allahu Akbar, Allah Maha Besar, adalah simbol dan atribut umat Islam. Seorang Muslim tatkala mengerjakan salat setiap hari lima kali, mereka mengerjakannya dengan dibuka dan diawali menggunakan kalimat takbir, Allahu Akbar, Allah Maha Besar. Azan yang berkumandang setiap hari lima kali juga diawali dengan takbir, Allahu Akbar, Allah Maha Besar. Manakala umat Muslim menyembelih hewan kurban di hari raya Idul Adha, mereka juga menyebut nama Allah dan bertakbir, bismillahi wa Allah Akbar, dengan menyebut nama Allah dan Allah Maha Besar.

 

Allahu Akbar, Allah Maha Besar adalah simbol dan atribut kaum Muslimin di setiap saat, kapan dan di mana pun. Bilamana kaum Muslimin memasuki sebuah perang, maka teriakan, pekikan dan panggilan takbir, Allahu Akbar, Allah Maha Besar, menggema di tengah-tengah mereka. Itulah yang membuat hati musuh-musuh Islam menjadi takut dan ciut nyali.

 

Allahu Akbar, Allah Maha Besar adalah perhiasan yang dipakai kaum Muslimin pada saat merayakan hari rayanya. Mereka seraya berucap, Allahu Akbar, Allahu akbar, Laa ilaaha illa Allahu wa Allahu akbar, Allahu akbar wa Lillahil hamd.

 الله أكبر الله أكبر الله أكبر, الله أكبر الله أكبر الله أكبر, لاإله الله والله أكبر, الله أكبر ولله الحمد.

 

Hadirin sidang jamaah Idul Fitri yang dimuliakan oleh Allah SWT.

 

Kaum muda memiliki peran yang besar dan penting dalam perkembangan dan pembangunan masyarakat, dan masyarakat yang mengandung sebagian besar kaum muda adalah masyarakat yang kuat. Hal ini karena energi yang luar biasa dari pemuda itu menggerakkan dan membesarkan masyarakat. Oleh karena itu, pemuda adalah pilar dari setiap bangsa dan landasan dari setiap pembangunan dan pengembangan di dalamnya, dan merekalah pembangun kejayaan, peradaban dan pelindungnya.


Kepedulian Islam Terhadap Kaum Muda:


Itulah sebabnya Islam sangat memperhatikan kaum muda dan mengarahkan mereka ke arah yang baik menuju pembangunan, pertumbuhan dan kebaikan, dan Rasulullah SAW memberikan perhatian besar kepada kaum muda, karena merekalah kelompok yang sebagian besar berdiri di samping Nabi pada awal dakwahnya. Mereka mendukung dan menyebarkan Islam serta bertahan dalam kesulitan dengan keteguhan hati.


Ibnu Abbas RA berkata, tidaklah Allah SWT mendatangkan seorang hamba yang berilmu melainkan dalam kondisi muda, seluruh kebaikan ada pada kaula muda. Kemudian ia membaca Surat Al-Anbiya Ayat 60:


قَالُوا سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ


"Mereka berkata: Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim."


Surat Al-Kahf Ayat 13:


إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى


"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk."


Surat Maryam Ayat 12:


وَآَتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا


“Wahai Yahya! Ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Dan Kami berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak."


Nabi SAW bekerja untuk memperbaiki akhlak para pemuda, mempertajam motivasi mereka, mengarahkan energi mereka, dan mempersiapkan mereka untuk memikul tanggung jawab dalam memimpin bangsa, serta memotivasi mereka untuk bekerja dan beribadah. Dalam Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:


سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ


Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan ‘Arsy Allah Ta’ala dimana tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya. Yaitu salah satunya adalah:


 وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ


"Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Ta’ala."


Rasulullah SAW juga mendorong para pemuda untuk menjadi kuat dalam keyakinan, kuat dalam struktur, dan kuat dalam bekerja.


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ ، اِحْـرِصْ عَـلَـى مَا يَـنْـفَـعُـكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلَا تَـعْجَـزْ ، وَإِنْ أَصَابَكَ شَـيْءٌ فَـلَا تَقُلْ: لَوْ أَنِـّيْ فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَـذَا ، وَلَـكِنْ قُلْ: قَـدَرُ اللهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ، فَإِنَّ لَوْ تَـفْـتَـحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ


Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan." Diriwayatkan oleh Muslim.


Kaum Muda dan Tanggung Jawab


Para pemimpin bangsa di berbagai bidang dan di semua tingkatan harus memberikan posisi dan tanggung jawab kepada pemuda, mempersiapkan mereka untuk memikul tanggung jawab di masa depan, mengembangkan bakat mereka, dan meledakkan potensi mereka, sambil memberi mereka kesempatan untuk bertemu dengan orang tua dan orang dewasa, agar mereka mendapatkan manfaat dari pengalaman dan kutipan nasehat orang-orang tua. Sehingga kekuatan pemuda tersebut akan dipadukan dengan kearifan para syekh (orang tua), sehingga melahirkan tuntunan dalam pendapat dan kebaikan dalam bertindak. Mereka bergabung dengan para orang tua yang bijak dan mereka mendengar nasehat untuk sebuah misi yang menguntungkan umat.


Dan untuk menghindari semua hal negatif yang mungkin muncul dari kaum muda dalam masyarakat, kita harus berusaha untuk menginvestasikan energi dan kekuatan mereka dalam peluang kerja dan amal saleh. Kita harus menumbuhkan keasyikan mereka pada kegiatan pendidikan, budaya, sosial dan olahraga.


Kaum muda adalah pilar bangsa manapun rahasia kebangkitannya, mereka adalah pembangun peradabannya, garis pertahanan pertama dan terakhir untuknya, dan mereka berpartisipasi dalam proses perencanaan yang penting. Di antaranya:


1. Partisipasi dalam proses pemilihan; Suara kaum muda sangat penting, dan merupakan bagian yang besar dan tak terpisahkan dari suara-suara inklusif.


2. Berpartisipasi dalam isu opini publik dan advokasi, seperti isu hak perempuan dan anak, dan advokasi bagi kelompok marjinal untuk mendapatkan haknya.


3. Menjadi sukarelawan di lembaga masyarakat lokal; seperti terlibat dalam keaktifan di lingkungan Masjid, pembelaan terhadap bangsa Palestina, dan lain-lain. Ini sangat peting. Hal ini berkontribusi untuk menambah jumlah tangan yang bekerja dan meningkatkan produksi dan manfaat.


4. Melakukan kegiatan dan budaya kerja sama; Ibarat memproduksi film dokumenter yang membahas topik tertentu, sekelompok anak muda berkolaborasi untuk memproduksinya, masing-masing dengan spesialisasi tertentu.


5. Membantu membangun proyek layanan untuk umat dan masyarakat.


6. Merencanakan penyelenggaraan konferensi ilmiah, lokakarya dan diskusi yang akan memperluas pengetahuan dan merangsang pikiran untuk menerima produksi intelektual baru.


7. Berkontribusi dalam mengumpulkan dana dan donasi untuk yayasan amal yang membutuhkan.


8. Mempromosikan aspek sosial dengan bertukar kunjungan dan silaturahmi. Seperti mengunjungi tetangga dan orang sakit, dan bertukar dalam suka dan duka.


9. Berkontribusi dan bekerja dalam pertahanan dan perlindungan tanah air; Dimana kaum muda adalah orang pertama yang mempersembahkan diri sebagai untuk membela tanah air.


10. Memperkuat ekonomi melalui pameran pemasaran; Karena pajangan produk nasional mengarah pada pengetahuan masyarakat lokal tentang mereka. Hal ini untuk mencapai swasembada negara.


Perlunya Perkembangan Pemuda:


Pembangunan pemuda lahir batin merupakan pembangunan yang sehat untuk menghasilkan pemuda yang mengusung kepedulian bangsa, berorientasi pada kebaikan dan kemanfaatan serta membangun masyarakat, menghadapi tantangan masa kini, dan berjuang untuk pertumbuhan dan kemakmuran masyarakat dan pencapaian tingkat kesempurnaan peradaban tertinggi, secara sosial, ekonomi dan politik. Pembangunan rendah yang tidak tertarik pada pemuda, membiarkan kaum muda hanya bersenang-senang belaka, tidak menyadari tantangan kehidupan terkini dan masalah bangsa. Ini adalah pemborosan energi efektif dan pemborosan tenaga produktif terbesar.


Masyarakat harus mengembangkan pemuda secara spiritual, mental dan fisik, dan tidak mengabaikan mereka, karena harga diri bangsa di mana pun adalah kebanggaan pertama dan terpenting pada masa mudanya. Mereka adalah pilar yang kuat dan kokoh. Dengannya kita dapat membangun bangunan kejayaan, masa kini dan masa depan. Agar kita tetap tabah dalam menghadapi angin waktu yang tidak berhenti serta dalam menghadapi tantangan berat yang mengancam eksistensi kita, maka kita harus kawal kaula muda kita. Karena kebaikan pemuda adalah kebaikan bagi bangsa dan masyarakat,  rusaknya mereka adalah rusaknya bangsa dan masyarakat.


Saat ini kita membutuhkan pemuda yang rasional, setia, dan sadar akan kewajiban mereka terhadap agama dan bangsanya.


Kita membutuhkan pemuda yang tulus, yang mengubah kekecewaan menjadi harapan, dan hiburan menjadi tindakan, jauh dari tempat kerusakan dan ketidakseimbangan.


Kita membutuhkan orang muda yang merindukan kemuliaan, yang mengatasi kesulitan, melakukan yang tidak mungkin, dan menyangkal penghinaan dan aib.


Adapun para orang tua. Jembatani kesenjangan antara kita para orang tua dan pemuda, buka jalan bagi mereka untuk mengungkapkan kepada kita apa rahasia mereka dan apa yang mereka menyembunyikan, dan menyederhanakan percakapan dengan mereka, bertukar pendapat dengan mereka, dan berdebat dengan mereka ketika salah tentang apa yang lebih baik, tidak dengan cara yang kasar atau lebih kasar, dan memperkirakan bagi mereka tahapan yang mereka lalui tanpa berlebihan atau lalai.


الله أكبر الله أكبر الله أكبر, الله أكبر الله أكبر الله أكبر, لاإله الله والله أكبر, الله أكبر ولله الحمد.


Hadirin sidang jamaah Idul Fitri yang dimuliakan oleh Allah SWT.


Di akhir khutbah ini, mari kita memohon kepada Allah, agar kita digolongkan sebagai hambaNya yang berhak mendapatkan kemenangan di hari raya Idul Fitri ini, indikasinya adalah kebaikan-kebaikan yang kita kerjakan selama Ramadan, akan terus berlanjut meskipun Ramadan telah usai.


وإني داع فأمنوا :


اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات, والمسلمين والمسلمات, الأحياء منهم والأموات. اللهم افتح لنا فتحا مبينا, واهدنا صراطا مستقيما, وانصرنا نصرا عزيزاً, وأتم علينا نعمتك, وانشر علينا رحمتك, وأنزل في قلوبنا سكينتك. اللهم تقبلنا في جندك الصادقين, وحزبك الغالبين, وأدخلنا برحمتك في عبادك الصالحين. اللهم أعل بنا كلمة الإسلام, وارفع بنا راية القرآن, واجعل كلمة المسلمين هي العليا, واجعل كلمة أعدائهم هي السفلى. اللهم لا تكلنا إلى أنفسنا طرفة عين ولا أقل من ذلك. اللهم أهلّ هلال هذا العيد علينا بالأمن والإيمان, والسلامة والإسلام, والتوفيق لما تحب وترضى. اللهم تقبل صيامنا, وقيامنا, وصالح أعمالنا, وأخرجنا من هذا الموسم برحمة ومغفرة وعتق من النار.


اللهم اجعل بلدنا اندونيسيا هذا بلدا آمنا مطمئنا وسائر بلاد المسلمين. اللهم وحد كلمة الإندونيسيين, اللهم اجمع كلمة الإندونيسيين على الهدى وقلوبهم على التقى ونفوسهم على المحبة وعزائمهم على عمل الخير وخير العمل. اللهم انصر اخوتنا في فلسطين و في عراق و في سوريا وفي كل مكان يا رب العالمين.


{.. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ} [آل عمران : 147], "ربنا اغفر لنا ولوالدينا وللمؤمنين يوم يقوم الحساب", {.. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا} [الفرقان : 74], {رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ} [الحشر : 10].


عباد الله : {إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ} [النحل : 90].


وصلى الله وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه, والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



[1] Disampaikan pada Khotbah Salat Idul Fitri di Masjid Abi Al Maghfur, Jl. Kedondong 7 RT 01/XI Kerten, Kota Surakarta, Kamis (13/5/2021) pagi.

[2] Dai Solo Raya

© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman