Breaking News

Masjid Al Huda Kerten Gelar Kajian Subuh, Bahas Tentang Tanda-tanda Kebesaran Allah

 


Perantara-Nasional.Com, Surakarta – Takmir Masjid Al Huda Kerten berkomitmen untuk memajukan dan memakmurkan Masjid. Salah satu usaha yang dilakukan ialah dengan menyelenggarakan kajian-kajian keislaman.


Pada Minggu (20/6/2021) pagi, Takmir Masjid Al Huda Kerten menggelar kajian subuh membahas tentang tanda-tanda kebesaran Allah SWT.




Tidak ada seorangpun yang dapat memahami kebesaran Allah, Tuhan yang Maha Esa, secara langsung dan utuh. Hal itu karena akal manusia terbatas dalam memahami dan mengetahui kebesaran Allah secara detail, namun Allah yang Maha Perkasa dan Maha Agung telah menunjukkan gambaran tentang kebesaran-Nya dengan cara yang sepadan dengan jangkauan akal manusia, dan kemampuannya untuk memahami. Oleh karena itu, umat Islam dapat menemukan banyak ayat Al-Qur’an yang membahas tentang manifestasi kekuasaan dan kebesaran Tuhan di alam semesta ini.


Di antaranya adalah ayat 37 dari QS. Fussilat (41), bahwa Allah SWT berfirman: "Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."


"Keterbatasan kemampuan akal manusia itu tidak mampu sampai kepada ma'rifah kebesaran Allah secara detail, namun Allah menunjukkan gambaran tentang kebesaran-Nya yang sepadan dengan kemampuan dan jangkauan akal," jelas Thoriq Aziz kepada peserta kajian usai pelaksanaan salat Subuh berjemaah.




Lebih lanjut, Ustaz yang pernah meraih juara nasional pidato bahasa Arab Nasional itu menjelaskan lima hal yang dapat menghalangi seorang mukmin untuk merasakan kebesaran Allah melalui tanda-tanda dan kekuasaan-Nya di alam kehidupan ini.


Ia menjelaskan, ada lima hal yang menjadi penyebab seseorang itu terhalang untuk merasakan kebesaran Allah tersebut. Lima hal itu adalah:


Pertama, melakukan perbuatan dosa secara bersinambung dan jatuh pada ketidaktaatan.
Kedua, menyepelekan ibadah.
Ketiga, tidak mentadaburi ayat-ayat Al-Qur'an yang ketika membacanya
Keempat, tidak mengisi waktu dengan berzikir kepada Allah, sehingga membawa pada kekejaman dan keterasingan hati.
Dan yang kelima, melihat hal-hal yang haram.





Di akhir kajian atau ceramah keagamaannya, Thoriq membacakan doa untuk kebaikan umat Islam semuanya.


Kajian subuh berkah di Masjid Al Huda Kerten ini rutin dilaksanakan setiap pekan dengan menghadirkan pembicara yang berbeda-beda. Masjid ini mengusung platform terdepan mengedukasi dan memajukan umat.

© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman