Breaking News

Arab Saudi Berulang Kali Tuntut Pengungkapan Dokumen Serangan 11 September

Pangeran Faisal bin Farhan (arsip - Reuters). Gambar ini diambil dari situs berita alarabiya.net/saudi-today/


Perantara-Nasional.Com, Dubai – Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menegaskan bahwa Kerajaan berkomitmen untuk memerangi terorisme dengan sekutunya, Minggu (12/9/2021).


Selama konferensi pers bersama dengan kawan sebayanya dari Austria Alexander Schallenberg di Riyadh, ia menekankan bahwa Arab Saudi selalu menuntut pengungkapan semua dokumen yang terkait dengan serangan 11 September.


Ia juga menunjukkan bahwa semua dokumen AS menegaskan bahwa Kerajaan tidak terlibat dalam serangan teroris tersebut.


Faisal bin Farhan menekankan bahwa negaranya adalah mitra dalam memerangi terorisme dan akan selalu bekerja dengan sekutunya di bidang ini.


Dokumen FBI


Pernyataan ini muncul, setelah Biro Investigasi Federal (FBI) mengeluarkan dokumen setebal 16 halaman yang baru-baru ini dibuka, terkait dengan periode menjelang serangan mengerikan yang menewaskan hampir 3.000 orang pada tahun 2001.


Halaman-halaman yang direvisi sebagian itu tidak memberikan bukti keterlibatan pemerintah Saudi dengan cara apa pun dalam serangan teroris yang mengguncang Amerika dan dunia pada saat itu.


Komite pemerintah AS juga tidak menemukan bukti bahwa kerajaan mendanai Al-Qaeda.




Patut dicatat bahwa banyak pejabat Saudi dan mantan pejabat Saudi telah berulang kali menekankan bahwa pemerintah tidak ada hubungannya dengan serangan teroris ini.


Kedutaan Saudi di Washington juga menekankan, dalam sebuah pernyataan beberapa hari yang lalu (8 September), bahwa Kerajaan selalu mendukung transparansi mengenai peristiwa 11 September, dan menyambut baik publikasi oleh otoritas AS atas dokumen yang tidak diklasifikasikan terkait dengan serangan tersebut.


Sumber: alarabiya.net/


© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman