Breaking News

Melalui BMH, dr. Soffin Arfian Bangun Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan

File dok. pribadi 


Perantara-Nasional.Com, Boyolali – Kebutuhan manusia terhadap air sangatlah penting. Air adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Paling tidak setiap orang di bumi membutuhkan setidaknya 20 hingga 50 liter air bersih dan aman setiap hari untuk minum, memasak, dan sekadar menjaga kebersihan diri.

 

Mengingat pentingnya kebutuhan terhadap air bersih dan aman, memalui Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Hidayatullah (BMH), dr. H. Soffin Arfian, Sp. OG., membantu membangunkan sumur bor untuk warga di Dusun Kedungliwung, Desa Gosono, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

 

Dusun Kedungliwung merupakan salah satu dusun yang mengalami kekeringan dan sulit mengakses air bersin di musim kemarau tiba.

 

Kata dr. Soffin, pembuatan sumur tersebut diharapkan dapat membantu warga untuk mendapatkan ketersediaan air bersih serta membawa keberkahan untuk semua di setiap tetesnya.

 

"Semoga membawa keberkahan untuk semua," kata dr. Soffin pada saat serah terima sumur bor tersebut kepada warga di Dusun Kedungliwung tersebut, Minggu (9/1/2022) pagi.

 

Diketahui, Dusun ini memiliki jumlah KK sebanyak 240 atau dengan jumlah warga lebih kurang 720 jiwa.

 

Rencananya sumur bor sumbangan dari dr. Soffin itu akan digunakan oleh warga untuk mengisi stok air wudhu di dua masjid dan dua mushala yang ada di dusun ini, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk keperluan ibadah.

 

Air merupakan nikmat yang luar biasa yang Allah anugerahkan kepada penduduk alam semesta, termasuk manusia. Dengan air, kehidupan makhluk secara keseluruhan dan kehidupan manusia pada khususnya menjadi ada dan berkembang.

 

Di zaman sekarang ini, masih banyak orang yang kehilangan sumber daya penting ini (air, -red), sebab kekeringan dan kekurangan sumber daya.

 

Untuk alasan ini, agama Islam yang benar ini bekerja untuk mendistribusikan air kepada mereka yang membutuhkan, dan menjadikan sedekah air dan menghilangkan dahaga sebagai salah satu sedekah terbaik.

 

Dalam sebuah hadits dari Sa’ad bin ‘Ubadah radhiallahu’anhu, ia berkata:

 

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ النبي صلى الله عليه وسلم نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ

 

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibu saya telah meninggal. Bolehkah saya bersedekah atas nama beliau?”. Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab: “Boleh”. Sa’ad bertanya lagi: “Sedekah apa yang paling utama, wahai Rasulullah?”. Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab: “Sedekah berupa air minum” (HR. An Nasa’i).

 

Reported by Nawa

 

 

 

 

 

© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman