Oleh Thoriq Aziz (Pemred Media Perantara Nasional)
![]() |
| This image is taken from cnbcindonesia.com/ |
Perantara-Nasional.Com, Oknum PNS yang mangkir dari
tanggung jawab kerja dapat menimbulkan kesan buruk terhadap kinerja lembaga.
Ini karena mereka tidak memenuhi tanggung jawab mereka dan bisa menjadi contoh
buruk bagi pegawai lainnya. Selain itu, kemangkiran ini juga dapat mengurangi
produktivitas lembaga dan memberikan dampak negatif pada lingkungan kerja. Oleh
karena itu, oknum PNS yang mangkir harus diberikan teguran dan sanksi yang
sesuai agar mereka belajar untuk bertanggung jawab dan memberikan kontribusi
positif bagi lembaga.
Dengan
banyak waktu yang menganggur dibanding kerja aktifnya. Hampir tiap tahun ada
saja penerimaan CPNS baru di beberapa daerah. APBD yang dianggarkan pun
tentunya akan lebih besar untuk menggaji para PNS tersebut. Namun, apakah
kinerja yang mereka lakukan sudah maksimal dengan gaji yang mereka dapat ? Hal
ini tentu menjadi pertanyaan besar.
Kinerja yang
terkesan sangat tidak aktif dan banyak menganggurnya, membuat oknum PNS yang
malas-malasan itu perlu diberikan teguran dan sanksi yang tepat untuk memotivasi
mereka agar meningkatkan kinerjanya. Sebaiknya, pimpinan memberikan pembinaan
dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka. Selain itu,
pimpinan juga harus menetapkan standar kinerja yang jelas agar pegawai tersebut
dapat mencapainya. Sekarang pertanyaan besarnya adalah, apakah PNS di
lingkungan kita sudah bekerja semaksimal mungkin?
Sejatinya
para oknum PNS yang bekerja tidak sesuai ketentuannya dan bermalas-malasan
merupakan tontonan yang tidak baik. Apakah tidak malu, digaji negara dan
menerima bayaran yang diambil dari uang rakyat yang dikumpulkan lewat pajak?
Oknum PNS yang menikmati gaji buta, bermalas-malasan dalam bekerja, itu namanya
korupsi. Hal ini berlaku bagi oknum PNS yang tak melaksanakan tugas dan
bermalas-malasan, alias ogah-ogahan dalam berkerja, akan tetapi masih saja
menerima gaji dari pemerintah. Bilamana hal ini terus-terusan berlanjut, uang
rakyat sejatinya akan habis oleh para kopurtor itu saja.
Bagi
pemerintah seyogyanya memperhatikan soal fenomena oknum PNS yang ogah-ogahan
dalam bekerja, agar memberikan pengawasan ketat terhadap kinerja mereka. Hidup
kurang enak apa? Gaji tiap tahun naik 7 %, tapi kerja tidak jelas, ogah-ogahan
bahkan banyak bolos di jam kerja.
PNS
semestinya berkontribusi secara aktif dalam mendorong pembangunan negeri.
Mereka harus menyediakan pelayanan yang berkualitas, memperlakukan rakyat
dengan tepat, melaksanakan tugas-tugas mereka dengan profesionalisme, dan
menjadi teladan untuk masyarakat. Mereka harus memperluas edukasi kepada masyarakat
dan memberikan informasi yang akurat tentang pembangunan negeri. Mereka juga
harus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun infrastruktur,
menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan cara ini, PNS akan mempercepat proses pembangunan negeri dan
meningkatkan kemakmuran semua orang.

Social Header