Breaking News

Di Tengah Festival Kuliner Non-Halal di Solo, Ustaz Thoriq Aziz Serukan Ajakan Perkuat Komitmen Ajaran Islam



Perantara-Nasional.Com,  Surakarta  -  Dalam khotbah Jumat yang disampaikan di Masjid Nurusy Syifa, Pajang Laweyan, Kota Surakarta, Ustaz Thoriq Aziz, S.Pd., Lc., M.Pd., mengajak jamaah untuk memegang teguh komitmen terhadap ajaran Islam yang sempurna. Di hadapan para jamaah, Ustaz Thoriq menyoroti pentingnya umat Islam menjaga nilai-nilai dan ajaran yang telah dianut.


“Kita umat Islam itu keyakinannya terpatri pada kalimat tauhid, yang artinya tidak ada sesembahan, tidak ada aturan yang mengikat secara utuh, kecuali aturan yang berasal dari Allah rabbul ‘alamin. Ini keyakinan kita dan komitmen yang harus kita jaga, yang harus kita lestarikan, bahwa kita hidup di bawah aturan syariat yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala, agar hidup kita diberkati,” tuturnya di Masjid Nurusy Syifa, Pajang Laweyan, Kota Surakarta, Jumat (5/7/2024) siang.


Pada kesempatan tersebut, Ustaz Thoriq secara khusus membahas fenomena yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial, yaitu Festival Kuliner Non-Halal di Solo. Festival tersebut bukan hanya menarik perhatian media, tetapi juga menimbulkan keresahan dan protes dari berbagai kalangan masyarakat, terutama umat Muslim. Ustaz Thoriq mengajak umat Islam untuk berusaha sekuat tenaga menaati ajaran agama dan menyeru agar tidak menghadiri festival tersebut.


"Sebagai umat Islam, kita diwajibkan untuk menjaga nilai-nilai dan ajaran yang kita anut. Menghadiri festival yang menyajikan makanan non-halal tidak hanya bertentangan dengan ajaran Islam, tetapi juga bisa mengikis nilai-nilai yang kita pegang teguh. Dalam lingkungan yang mayoritas Muslim, penting bagi kita untuk mencerminkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari dan menjaga agar masyarakat tetap menjalankan syariat Islam," tegas Ustaz Thoriq yang merupakan dai jebolan Universitas Al Azhar Mesir itu.


Lebih lanjut, Ustaz Thoriq menegaskan pentingnya menjaga kondisi masyarakat yang sudah Islami.


"Kita harus aktif dalam menjaga kondisi masyarakat yang sudah Islami. Jangan sampai kita membiarkan perubahan-perubahan yang bisa menjauhkan umat dari nilai-nilai agama. Segala bentuk aktivitas yang berpotensi merusak tatanan sosial dan keagamaan yang sudah kita bangun harus diantisipasi. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim, kita harus bersatu padu dalam menjaga agar kehidupan masyarakat tetap berjalan sesuai dengan syariat Islam dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa ta'ala," pungkasnya.


Khotbah Jumat yang disampaikan oleh Ustaz Thoriq ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias mendengarkan pesan-pesan keagamaan tersebut. Dengan komitmen yang kuat terhadap ajaran Islam, diharapkan umat Muslim dapat menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

 


© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman