Perantara-Nasional.Com, Karanganyar - Dalam
upaya memakmurkan masjid dan meningkatkan pemahaman serta keterampilan membaca
Al-Qur'an di kalangan jamaah, Masjid Al Hidayah di Perumahan Klodran Indah,
Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, melaksanakan program
Tahsin Bersanad. Program ini diikuti oleh 86 peserta, dimana 90% di antaranya
berusia di atas 50 tahun.
Tahsin Bersanad adalah metode pembelajaran Al-Qur'an yang
menekankan pada bacaan yang benar sesuai dengan makhorijul huruf dan tartil,
sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al Baqarah: 121. "Setiap muslim wajib
membaca Al Qur'an dengan bacaan yang sebenarnya seperti yang termaktub di ayat
tersebut, yaitu bacaan yang sesuai makhorijul huruf dan tartil," ungkap
salah satu pengajar.
Program ini dilaksanakan dengan metode talaqqi, yaitu
pembelajaran tatap muka langsung dengan guru yang memiliki sanad, atau rantai
pengajaran yang tersambung hingga Rasulullah SAW. "Para Ulama mengatakan
bahwa agama itu adalah sanad," ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al
Hidayah, menekankan pentingnya metode ini.
Proses pendaftaran peserta dilakukan dengan mengisi form
angket yang memuat informasi mengenai pengalaman sebelumnya dalam mengikuti
tahsin dan tujuan mengikuti program. Peserta juga diharuskan menyetor bacaan
surat Al-Fatihah melalui voice note. Setelah pendaftaran, peserta dikelompokkan
berdasarkan kemampuannya ke dalam beberapa halaqoh atau kelompok belajar.
Untuk peserta putri (akhwat), terbentuk 5 halaqoh dengan
masing-masing halaqoh beranggotakan 10 peserta dan dibimbing oleh satu guru
halaqoh, sehingga total ada 5 guru halaqoh untuk putri. Sedangkan untuk peserta
putra (ikhwan), terbentuk 3 halaqoh dengan masing-masing halaqoh beranggotakan
12 peserta dan dibimbing oleh satu guru halaqoh, sehingga total ada 3 guru
halaqoh untuk putra.
Program ini sudah berjalan sejak Juni 2022 dan terus
berkembang. Dalam periode bulan Juni dan Juli 2022, pelatihan difokuskan pada
makhorijul huruf dan sifat huruf. Pembagian kelompok dilakukan pada 4 Agustus
2022. Hingga Februari 2024, jumlah peserta yang aktif berjumlah 30 putri dan 30
putra.
H. Ir. Totok Sugiyarto, selaku Dewan Pembina Yayasan Masjid
Al Hidayah, menyatakan bahwa tujuan utama program ini adalah agar jamaah dapat
membaca Al-Qur'an dengan benar dan tartil. Biaya yang muncul selama program ini
berlangsung sepenuhnya dibiayai oleh kas masjid, memanfaatkan infaq dari jamaah
sebagai amal jariyah.
"Diharapkan keberkahan yang terjadi di Masjid Al
Hidayah Klodran Indah ini dapat menjadi pahala bagi jamaah yang berinfaq dan
menebar kebaikan," tambahnya.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan penuh dari jamaah,
program Tahsin Bersanad di Masjid Al Hidayah tidak hanya menjadi sarana
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai bentuk nyata
dalam memakmurkan masjid dan mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan jamaah.
.jpeg)
Social Header