Perantara-Nasional.Com, Karanganyar - Program Tahsin Al Qur’an bersanad di Masjid Al Hidayah Perumahaan Klodran Indah’ Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar dibuka Kembali, Program Tahsin Masjid Al Hidayah merupakan salah satu Program Unggulan di dalam Upaya Memakmurkan Masjid Al Hidayah.
Menjelang Awal Ramadhan 1445 H Program Tahsin Al Qur’an Masjid Al Hidyah diliburkan dan seiring dengan adanya adanya pergantian kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid Al Hidayah pada tanggal 01 Mei 2024 Program Tahsin Al Qur’an Masjid Al Hidayah terhenti.
Hari Sabtu Tanggal 07 September 2024 dibuka Kembali Program Tahsin Al Qur’an Bersanad di Masijid Al Hidayah dengan jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 72 Peserta terdiri dari 31 peserta ( Ikhwan ) dan 41 peserta ( Akhwat ).
Program Tahsin Al
Qur’an Masjid Al Hidayah untuk kali ini sebagai Koordinator Guru Halaqoh adalah
Ustadz Syaifulloh Al Hafidz dan dibantu 4 Guru Halaqoh masing masing Ustadz
Fahri, Ade, kholil & Ubay.
Dalam sambutan
Pembukaan Ustadz Syaifulloh Al Hafidz menyampaikan bahwa pada tahuan 2015
pernah mengajar Tahsin Al Qur’an di Masjid Al Hidayah yang diikuti oleh 20
peserta sampai tinggal 1 peserta dan akhirnya Program Tahsin Al Qur’an berhenti.
Serta Menyampaikan
Pesan dari Dewan Fatwan Masjid Al Hidayah, sasaran atau Gol diadakan Tahsin ini
untuk mengkader atau mencetak menjadi imam di Masjid al Hidayah.
Sedangkan 4 Guru Halaqoh 3 guru Halaqoh merupakan pengajar lama /
sebelumnya dan 1 guru halaqoh baru.
Setelah selesai sambutan dan perkenalan dilanjutkan dengan diadakan seleksi kepada seluruh peserta yang akan dibagi menjadi 5 halaqoh untuk menentukan halaqoh saat tahsin dimulai nantinya.
Tahsin Bersanad adalah metode pembelajaran Al-Qur'an yang menekankan pada bacaan yang benar sesuai dengan makhorijul huruf dan tartil, sebagaimana tercantum dalam Q.S. Al Baqarah: 121. "Setiap muslim wajib membaca Al Qur'an dengan bacaan yang sebenarnya seperti yang termaktub di ayat tersebut, yaitu bacaan yang sesuai makhorijul huruf dan tartil," ungkap salah satu pengajar.
Semoga Allah SWT. memberikan keberkahan dari Pembelajaran Tahsin Al Qur’an dan menjadikan catatan amal kebaikan, ujar Bapak Mulyanto Al Balad sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Hidayah.
Bapak H. Ir. Totok Sugiyarto, selaku salah satu Dewan Pembina Yayasan Masjid Al Hidayah dan Ketua DKM Al Hidayah Periode 01 Januari 2022 – 30 April 2024, menyatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan Program Tahsin Al Quran ditentukan oleh 3 Faktor yang pertama dari Ustadz Pengajar ( Guru Halaqoh ), yang kedua Manajemen Pengelolaan dan ketiga Tingkat kehadiran / partisipasi Peserta Tahsin.
Program Tahsin Al
Qur’an Masjid Al Hidayah di Pengurusan DKM Al Hidayah sebelumnya yang dimulai
pada bulan Juni 2022 diikuti oleh Total Peserta 86 Peserta terdiri dari 50
peserta putri ( akhwat ) dan 36 peserta putra ( Ikhwan ) serta sebagai Koordinator
Guru Halaqoh adalah Ustadz Rifai Al Haq dengan 3 Guru Halaqoh untuk Ikhwan
yaitu Ustadz Fahri, Ustadz Ade, Ustadz kholil dan dengan 3 Guru Halaqoh untuk
Akhwat yaitu Ustadzah Faya, Ustadzah Aqilah dan Ustadzah Mukarramah.
Peserta Tahsin Al Qur’an
bersanad sampai Periode Bulan Februari 2024 yang masih istiqomah berjumlah 53
peserta masing masing terdiri untuk putri (akhwat) : 26 peserta dan untuk
putra (ikhwan) : 27 peserta.
Dengan semangat yang
tinggi dan dukungan penuh dari jamaah, Program Tahsin Al Qur’an Bersanad di
Masjid Al Hidayah tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kemampuan membaca
Al-Qur'an, tetapi juga sebagai bentuk nyata dalam memakmurkan masjid dan
mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan jamaah.

Social Header