Breaking News

3 Jamaah Calon Haji Masjid Al Hidayah Pamitan Menuju Tanah Suci

 


Perantara-Nasional.Com, Karanganyar — Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti Masjid Al Hidayah di Perumahan Klodran Indah, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Senin malam (12/05/2025). Sekitar 200 jamaah memadati halaman masjid untuk menghadiri acara Walimatus Safar Haji, momen pamitan tiga calon haji yang akan segera menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci.


Tiga jamaah yang akan berangkat tahun ini adalah Bapak Suyanto, Ibu Suliyah, dan Ibu Farida. Mereka menjadi bagian dari 69 jamaah haji yang telah diberangkatkan melalui Masjid Al Hidayah, serta memperkuat total 109 jamaah haji di bawah naungan IPHI Ranting Desa Klodran. Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga sekitar, jajaran pengurus Yayasan dan DKM Masjid Al Hidayah, serta para tokoh masyarakat.


Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga 20.30 WIB itu diisi dengan sambutan, ceramah keagamaan, dan doa bersama. Ketua DKM Al Hidayah, Bapak Mulyanto Al Balad, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar calon haji dapat menunaikan ibadah dengan lancar. Ia juga menyisipkan doa agar jamaah lainnya yang belum berkesempatan berangkat segera mendapatkan panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.


Sementara itu, Bapak Suyanto yang mewakili para shohibul hajat mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan kehadiran seluruh undangan. Ia memohon maaf atas segala kesalahan dalam pergaulan sehari-hari dan berharap doa restu agar ibadah hajinya beserta dua jamaah lainnya diterima Allah SWT sebagai haji yang mabrur.


Momentum religius ini juga dimaknai dengan pesan-pesan spiritual dari Ustaz Nurkholis Bibit Suardi, Lc. MPI., yang menyampaikan ceramah tentang ciri-ciri haji mabrur. Dalam penjelasannya, Ustaz Nurkholis menekankan bahwa haji yang diterima adalah yang menjauhkan pelakunya dari kemaksiatan baik saat di tanah suci maupun setelah kembali. Ia menggambarkan bahwa orang yang hajinya mabrur akan menjadi lebih zuhud terhadap dunia dan semakin merindukan akhirat.

"Jangan hanya menjadi tamu Allah saat di Makkah, tetapi teruslah menjadi hamba yang dirindukan Allah setelah kembali ke tanah air," pesannya dengan nada yang menyentuh kalbu.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan khusyuk oleh seluruh hadirin, diikuti dengan jabat tangan penuh haru sebagai simbol pelepasan dan restu. Kehangatan ukhuwah Islamiyah begitu terasa dalam momen ini—mencerminkan eratnya ikatan sosial dan keagamaan di lingkungan Klodran Indah.

Sekretaris IPHI Ranting Desa Klodran, H. Ir. Totok Sugiyarto, menyampaikan bahwa keberangkatan ketiga jamaah ini menandai bertambahnya jumlah jamaah haji dari kawasan tersebut. Hal ini menunjukkan kesadaran beragama yang tinggi di kalangan masyarakat dan peran masjid sebagai pusat pembinaan spiritual yang konsisten.

Dengan iringan doa dan harapan terbaik dari seluruh warga, ketiga jamaah calon haji dilepas menuju perjalanan suci yang bukan hanya menjadi ibadah pribadi, melainkan juga sumber inspirasi dan keberkahan bagi lingkungan sekitar.

 


© Copyright 2022 - Berinteraksi dalam Keberagaman