Sragen, perantaranasional.com — Madrasah Aliyah
Negeri (MAN) 3 Sragen menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren Tahfizhul
Qur’an (PPTQ) IT Nurul Huda Amanah Suparno Karanganyar, melalui penandatanganan
nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), Kamis (8/10/2026)
pagi.
Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Mudir PPTQ IT
Nurul Huda Amanah Suparno, di Jalan Wonolapan, RT 2/RW 12, Wonolapan, Wonorejo,
Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Kerja sama tersebut ditandatangani Kepala MAN 3 Sragen Agus
Sulistiya, S.E., dan Kepala PPTQ IT Nurul Huda Amanah Suparno, Ust. Helmy Yunan
Ihnaton, S.T.
Berdasarkan MoU tersebut, kerja sama diarahkan untuk
mengintegrasikan pendidikan formal di MAN 3 Sragen dengan pendidikan
kepesantrenan yang diselenggarakan PPTQ IT Nurul Huda Amanah Suparno. Para
santri dan santriwati pesantren yang diterima melalui mekanisme penerimaan
peserta didik MAN 3 Sragen akan berstatus sebagai peserta didik resmi madrasah.
Kerja sama pendidikan tersebut mulai dilaksanakan pada Tahun
Ajaran 2027/2028. Peserta didik akan menempuh pendidikan formal selama tiga
tahun pelajaran, yang diproyeksikan berlangsung hingga Tahun Ajaran 2029/2030.
Dalam MoU, kedua lembaga menyepakati sejumlah tujuan kerja
sama, antara lain memberikan akses dan kepastian layanan pendidikan formal
tingkat Madrasah Aliyah bagi santri dan santriwati PPTQ IT Nurul Huda Amanah
Suparno, mengintegrasikan keunggulan akademik madrasah dengan pembinaan
karakter dan keagamaan pesantren, serta meningkatkan kualitas akademik,
kedisiplinan, akhlakul karimah, dan kompetensi peserta didik.
Kerja sama tersebut juga mencakup pembangunan sistem
pembinaan peserta didik yang terstruktur dan terkoordinasi antara madrasah dan
pesantren serta pengembangan kerja sama kelembagaan yang berkelanjutan.
Kepala MAN 3 Sragen Agus Sulistiya mengatakan kerja sama
tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi kedua lembaga dalam pengembangan
pendidikan pada masa mendatang.
“Kerja sama ini akan membawa manfaat dan kemajuan untuk
kedua lembaga di masa-masa yang akan datang,” ujar Agus.
Sementara itu, Pimpinan PPTQ IT Nurul Huda Amanah Suparno,
Ust. Helmy Yunan Ihnaton, mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk
mendukung pembentukan generasi Islam yang memiliki kompetensi akademik
sekaligus memiliki pembinaan keagamaan dan karakter.
“Kerja sama ini adalah kerja sama untuk mencetak generasi
Islam yang lebih mumpuni,” kata Helmy.
Untuk memastikan pelaksanaan kerja sama berjalan sesuai
kesepakatan, kedua lembaga akan membentuk tim koordinasi yang bertugas
melakukan komunikasi dalam menangani persoalan belajar, kedisiplinan, maupun
persoalan pribadi dan sosial peserta didik.
Kedua lembaga juga berkewajiban menjaga kerahasiaan data
pribadi peserta didik dan menggunakan data tersebut untuk kepentingan
pendidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
MoU tersebut berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani
dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan tertulis kedua pihak.
Dalam kegiatan penandatanganan MoU, Agus Sulistiya
didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kehumasan Lilis Tri Fariyah, M.Pd.,
Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana Jaka Pramana, S.Pd., serta
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Andip Hermawan, S.Pd.
Sejumlah staf MAN 3 Sragen dan perwakilan siswa dari
pengurus OSIS, Rohis, serta Dewan Ambalan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kerja sama ini menjadi langkah awal bagi kedua lembaga untuk
membangun sinergi di bidang pendidikan. (*Ama)

Social Header